Thursday, 11 May 2023

MODUL AJAR/RPP PPKn BERDIFERENSIASI

 

MODUL PEMBELAJARAN

 

A.  Informasi Umum

1

Nama Penyusun

: Indro Sulistyo

2

Instansi

: SMKN 1 Sragen

3

Jenjang

: SMK

4

Tahun Pelajaran

: 2022/2023

5

Fase/Kelas

: E / X (Sepuluh)

6

Judul Elemen

: Pancasila

7

Alokasi Waktu

: 2 JP

8

Kompetensi Awal

: Peluang dan Tantangan Penerapan Pancasila, Peluang: Pancasila di dunia yang saling terhubung

9

Profil Pelajar Pancasila

: Kerjasama, Gotong Royong, mandiri

10

Sarana dan Prasarana

: a. Sumber Belajar                   :   Buku Siswa, Artikel

 

  b. Media Pembelajaran           : Video Pembelajaran

11

Target Peserta Didik

: Seluruh siswa kelas X

12

Moda Pembelajaran

: Luring

 

Model Pembelajaran

: Analisis berita • 2 stay 3 stray • Membuat lealet/ booklet ide • Sosialisasi booklet di lingkungan sekolah

 

Bentuk Penilaian

: Lisan, tertulis

 

B.   Komponen Inti

1

Tujuan Pembelajaran                                  

 

: Dengan melihat Vidio, membaca Artikel, berdiskusi (Condition), Peserta didik(Audience) mampu mengidentiikasi peluang dan tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan peserta didik di dunia yang saling terhubung(Behavior), dengan baik dan benar(Degree). Ditengah masifnya teknologi informasi, seseorang dapat berinteraksi dengan orang lain di wilayah, daerah dan bahkan negara yang berbeda

 

2

Pemahaman Bermakna                                  

: Tantangan Pancasila di dunia yang saling terhubung, Peluang Pancasila di dunia yang saling terhubung

 

3

Pertanyaan Pemantik                                  

: 1. Bagaimana penerapan Pancasila dalam konteks kehidupan berbangsa? Hal-hal apa yang sudah terimplementasikan dan hal-hal apa yang menjadi tantangan implementasi Pancasila? (Kesadaran diri, kesadaran social)

2. Apakah kehidupan masyarakat di sekitar telah sesuai dengan nilai-nilai Pancasila? ( Kesadaran diri, Pengelolaan diri)

3. Apa saja karakter atau ciri-ciri kehidupan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila? (pengelolaan diri)

 

4

Kegiatan Pembelajaran

:

 

Kegiatan

Waktu

Pendahuluan

Guru meminta peserta didik secara sukarela berbagi contoh implementasi Pancasila yang dilakukan pada hari tersebut. (Kesadaran diri, Pengelolaan diri)

     10 menit

Kegiatan Inti

·        Guru membuka diskusi kelas dengan memberikan pertanyaan “Pada era digital ini, seperti apa contoh penerapan Pancasila yang kalian lakukan hari ini?”

·        2) Guru bersama peserta didik mendiskusikan topik bacaan pada unit ini.

·        3) Guru memberikan contoh berita yang dapat memprovokasi peserta didik untuk berdiskusi. Berikut contoh-contoh berita yang dapat digunakan.

·        Peserta didik kemudian mendiskusikan apa saja yang menjadi tantangan sekaligus peluang penerapan Pancasila di era digital. ( Ketrampilan berrelasi)

·        5) Guru memberikan pertanyaan untuk ditanggapi peserta didik saat diskusi kelompok besar.

·        6) Guru meminta peserta didik secara berpasangan/berkelompok mencari berita yang mencerminkan tantangan dalam mengimplementasikan Pancasila pada era digital. ( Ketrampilan berrelasi, kesadaran sosial)

·        7) Peserta didik diminta menganalisis berita dengan menjawab pertanyaan, seperti: a) isi berita/masalah; b) tokoh dalam berita; c) alasan terjadi masalah; d) bentuk pelanggaran terhadap Pancasila; dan e) kaitan masalah dengan kemajuan teknologi (era digital).

·        8) Peserta didik diminta menuangkan hasil diskusi melalui poster atau presentasi power point. (Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab)

·        9) Guru meminta peserta didik berbagi hasil diskusi kelompok menggunakan teknik 2 Stay 3 Stray ( . (kesadaran social, ketrampilan berrelasi)

      65 menit

 

Penutup

·        Guru dan peserta didik menyimpulkan materi pelajaran.

·        2) Guru dan peserta didik melakukan refleksi.

·        3) Guru dapat memberikan penugasan dan informasi lain sebagai tindak lanjut proses pembelajaran. ( pengelolaan diri)

·        Mengakhiri pembelajaran dengan berdoá

 

     15 menit






 

5

Assesmen

: 1) Pada era digital sekarang ini, bagaimana peluang penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan palajar? 2) Apa saja tantangan bagi para pelajar dalam menerapkan Pancasila pada era digital seperti saat ini?

 

6

Pengayaan dan Remedial                                           

Remidial        : - Menyebutkan poin yang menjadi dasar pembentukan negara merdeka menurut para Tokoh

 

      

Pengayaan: - Silahkan cari dan baca artikel mengenai Dasar Pembentukan Negara

 

 

C.   Lampiran

 

Lembar Kerja Peserta Didik

: Terlampir

 

 

 

 

 

SoalTertulis                                        

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Glosarium

 

 

:

Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang unit ini, jawablah pertanyaan berikut :

 

1)  Pada era digital sekarang ini, bagaimana peluang penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan palajar?

2) Apa saja tantangan bagi para pelajar dalam menerapkan Pancasila pada era digital seperti saat ini?

 

 

:

·        Ujaran Kebencian • Hoaks • Egosentrisme • Invididualisme • Media Sosial • Crowdfunding • Borderless Society • Pandemi

 

Daftar Pustaka

:

·        Bacaan Unit 3 Buku Guru dan Buku Siswa

·        Materi Pembelajaran Buku Siswa kelas 10

·        Laman “Pameran Arsip Virtual Lahirnya Pancasila” https://anri.go.id

·        Yamin, M. 1959. Naskah Persiapan Undang-undang Dasar 1945. Jilid 1, Jakarta: Yayasan Prapantja. 

5

Bahan Bacaan Guru dan Siswa

:

·        Bacaan Unit 3 Buku Guru dan Siswa

·        Materi Pembelajaran Buku Siswa kelas 10

·        Laman “Pameran Arsip Virtual Lahirnya Pancasila” https://anri.go.id

·        Yamin, M. 1959. Naskah Persiapan Undang-undang Dasar 1945. Jilid 1, Jakarta: Yayasan Prapantja. 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengetahui

Kepala SMKN 1 Sragen                                                                                    Guru Pengampu

 

 

Ir. TARYONO, M. T                                                                                         Indro Sulistyo, S. Pd

Demonstrasi Kontekstual - Modul 3.2 CGP Angkatan 7

 

Demonstrasi Kontekstual - Modul 3.2

Disusun Oleh: Indro Sulistyo CGP Angkatan 7 Kab. Sragen Satker SMKN 1 Sragen

 

  • Kira-kira apakah visi dari sekolah tempat guru dalam video tersebut mengabdi?

"Unggul dalam taqwa, berprestasi, terampil, berbudi pekerti luhur dan berwawasan lingkungan"

  • Prakarsa perubahan yang akan dilakukan oleh guru dalam tayangan video?

Mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan untuk belajar

  • Apakah Pertanyaan Utama dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut?

Bagaimanan cara mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan dalam untuk belajar?

  • Kegiatan/tindakan apa yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video yang menggambarkan tahapan:

    1. B (Buat pertanyaan)

1). Buat Pertanyaan, “Bagaimana cara meningkatkan semangat belajar pesertadidik?”

Guru membicarakan dan mengali informasi dari berbagai sumber serta mebicarakan dengan rekan sejawat maupun kepala sekolah

2). Bagimana mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan?

Membuat pertanyaan pematik kepada siswa tentang kelas yang nyaman dan menyenangkan bagi kepada peserta didik berupa membuat pertanyaan "Penyemangat Belajar".

b.     A (Ambil Pelajaran)

1). Kelas mana yang sudah berhasil membuat kelas yang nyaman dan menyenangkan?"

Pertanyaan ini terjawab dengan adanya langkah atau tindakan berupa kegiatan observasi ke kelas 2 dan kelas 6 yang sudah berhasil. Pertanyaan kedua yang bisa diambil adalah "Bagaimana mengatur kelas yang nyaman dan menyenangkan?".

2). Kegiatan apa yang dilakukan untuk mendapatkan kelas yang nyaman dan menyenangkan?, Apa yang disukai oleh siswa tentang kelas yang menyenangkan?, dan Apa yang menyenangkan dari kelas sendiri?.

Langkah atau tindakan yang diambil oleh guru berupa kegiatan tanya jawab dengan siswa tentang kriteria kelas yang nyaman dan menyenangkan, dan mengiventarisasi kelas sendiri yang sudah baik dan menyenangkan

    1. G (gali mimpi)

1). Apakah yang dibayangkan tentang kelas yang nyaman dan menyenangkan?

Meminta siswa membayangkan dengan memejamkan mata kelas yang nyaman dan menyenangkan

2). Kelas seperti apa yang di inginkan dan dimimpikan?

Mendorong siswa untuk mengemukakan pendapat di depan/diskusi kelompok untuk mengambarkan kelas yang nyaman dan menyenangkan

3). Kelas yang nyaman dan menyenangkan seperti apa yang dapat meningkatkan semangat belajar?

Pesertadidik mempresentasikan kelas impian yang nyaman dan menyenangkan yang dapat meningkatkan semangat belajar dan guru mencatat seperti apa kelas nyaman dan menyenangkan yang di inginkan

    1. J (Jabarkan Rencana)

1). Apa yang harus dilakukan untuk mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan sesuai impian dan berapa lama target waktu untuk mencapainya?

Berdiskusi serta berkolaborasi dalam mengiventarisasi hasil pemikiran /usulan dan membuat catatan khusus target yang ingin dicapai tentang kelas yang nyaman dan mnyenangkan sesuai impian peserta didik.

2). Apa yang dibutuhkan dan dilakukan untuk mewujudkan kelas impian sesuai keinginan murid?

Guru membagi murid dalam beberapa kelompok dan memberikan tugas untuk masing -- masing kelompok serta berkolaborasi dengan rekan guru dan peserta didik dalam mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan

    1. A (Atur eksekusi)

1). Kapan waktu untuk memulai dan siapa yang dilibatkan dalam penyusunan kelas yang nyaman dan menyenangkan?

Guru bertanya pada murid kapan baiknya dimulai setelah ada beberapa siswa yang usul akhirnya disepakati bahwa kegiatan dimulai besok. Setipa siswa terlibat dalam kegiatan ini dengan membentuk kelompok kerja dengan tugas yang telah ditetapkan, pembagian tugas kelompok terdiri dari membersihkan kelas,membuat hiasan dinding,menyusun bangku dan buku juga memasang hiasan pada dinding.

2). Siapa yang mengarahkan/memantau serta mendampingi dalam pelaksanaan dan memecahkan kesulitan dalam pelaksanaan mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan?

Guru melakukan pendampingan serta membantu penyelesain apabila ditemui kendala yang ditemui dan memberikan apresiasi kepada siswa setelah membuat ruang kelas menjadi nyaman dan menyenangkan.

  • Apa peran pemimpin yang tergambar dalam tayangan video?

a.      Guru menerapkan pendekatan berbasis aset karena guru fokus memanfaatkan aset dan kekuatan yang dimiliki oleh kelas

b.     Guru membayangkan kesusksesan yang akan diraih di masa depan

c.      Guru mampu mengorganisasikan kompetensi dan sumber daya yang ada dan mampu membuat rencana berdasarkan visi dan kekuatan yang ada

d.     Guru mampu mewujudkan suasana kelas yang nyaman dan menyenangkan seperti yang di impikan/di inginkan oleh guru dan peserta didik

  • Apa saja modal utama yang dimanfaatkan oleh pemimpin pembelajaran dalan tayangan video? lalu bagaimana pemanfataannya?

Modal utama yang dimanfaatkan pada tayangan video tersebut terdiri dari; (1) modal manusia, (2) modal sosial, (3) modal fisik, (4) modal lingkungan/alam dan (5) modal finansial. Modal manusia terlihat dengan adanya guru yang berpihak pada murid dengan ditunjang kolaborasi dengan murid yang mandiri dan kreatif dalam mewujudkan kelas yang nyaman dan menyenangkan. Modal sosial terlihat pada kegiatan hubungan sosial dengan rekan sejawat sehingga mampu membuat program yang bagus. Modal fisik terlihat dengan adanya ruang kelas yang tersedia untuk diubah menjadi kelas yang nyaman dan menyenangkan. Modal lingkungan/alam terlihat pada kegiatan menghias kelas yang menggunakan beberapa bahan dari alam. Sedangkan modal finansial terlihat dari dukungan guru, sekolah, dan orang tua dalam menyediakan peralatan dan bahan yang digunakan untuk menghias kelas sehingga terbentuk kelas yang nyaman dan menyenangkan untuk kegiatan pembelajaran. 

Sunday, 7 May 2023

JURNAL DWIMINGGUAN modul 1.2

 

Setelah mempelajari modul 1.1 dan di lanjutkan dengan modul 1. 2 ternyata banyak ilmu yang saya dapatkan dan saya tuangkan dalam jurnal dwimingguan sebagai berikut :

Dalam membuat jurnal dwi mingguan ini saya masih mengunakan model Connection, challenge, concept, change (4C). Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011). Model ini cocok untuk digunakan dalam merefleksikan materi pembelajaran. Ada beberapa pertanyaan kunci yang menjadi panduan dalam membuat refleksi model ini.

1) Connection: Apa keterkaitan materi yang didapat dengan peran Anda sebagai Calon Guru Penggerak.

Materi modul 1.2 Tentang nilai-nilai dan peran guru pengerak yang sesuai dengan filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Diawali dengan trapesium usia CGP membuat trapesium usia yang mengambarkan momen-momen apa saja yang telah di lalui dari kecil hingga saat ini, mana yang positif dan mana yang negative. Hal ini mengajarkan agar seorang guru mampu memberikan moment-moment yang positif terhadap murid.

2) Challenge: Adakah ide, materi atau pendapat dari narasumber yang berbeda dari praktik yang Anda jalankan selama ini?

Ide, materi serta pendapat dari narasumber sangat jauh berbeda dengan apa yang saya praktikan selama ini. Sebagai seorang guru saya masih sering menjudge /memvonis anak dengan kalimat-kalimat yang negatip Ketika murid tidak mendapatkan hasil belajar yang sesuai harapan atau Ketika anak itu melakukan kesalahan.

3) Concept: Ceritakan konsep-konsep utama yang Anda pelajari dan menurut Anda penting untuk terus dibawa selama menjadi Calon Guru Penggerak atau bahkan setelah menjadi Guru Penggerak?

Konsep Nilai dan Peran guru pengerak yang harus dimiliki dan harus dilakukan oleh seorang guru pengerak antara lain

Nilai Guru Pengerak :

a.      Mandiri

b.     Reflektif

c.      Kolaboratif

d.     Inovatif

e.      Berpihak pada murid

Peran Guru Pengerak :

a.      Menjadi pemimpin Pembelajaran

b.     Mengerakkan komunitas praktisi

c.      Menjadi coach bagi guru lain

d.     Mendorong kolaborasi antara guru

e.      Mewujudkan kepemimpinan murid

Nilai dan Peran guru pengerak diatas yang harus mandarah daging bagi seorang guru pengerak, semua guru harus mempunyai prinsip belajar sepanjang hayat hal ini akan membuat seorang guru akan terus mengembangkan dirinya agar dapat mewujudkan nilai dan perannya sebagai seorang guru pengerak

 

4) Change: Apa perubahan dalam diri saya yang ingin saya lakukan setelah mendapatkan materi pada hari ini?

Setelah mempelajari materi ini hal yang pertama adalah merubah pola pikir saya bahwa seorang guru harus memiliki nilai nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, Inovatif dan berpihak pada murid. Dalam hal kemandirian tentu saja saya aktif untuk mengembangkan kompetensi saya dengan mengikuti berbagai diklat secara mandiri tanpa menunggu perintah atasan. Reflektif harus selalu saya lakukan agar dapat mengetahu hal-hal positif atau negative yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran selanjutnya. Kolaboratif tentu saja seorang guru tidak bisa bekerja secara individu harus mamapu berkolaborasi dengan guru lain serta pihak-pihak terkait untuk meningkatkan kualitas Pendidikan. Inovatif perkembangan tehknologi tidak bisa kita hindari namun harus kita ikuti, karenaa itu inovasi perlu di laksanakan oleh seorang guru pengerak dalam hal ini saya juga menerapkan inovasi dalam hal media pembelajaran yang saya gunakan. Berpihak pada murid, hal yang sangat mendasar harus dilakukan oleh seorang guru yaitu segala hal yang dilakukan guru harus untuk kepentingan murid

Semoga bermanfaat

salam guru penggerak : Tergerak, Bergerak, Mengerakkan